Ubud, Bali – Ide dan kreatifitas sering
kali hadir melalui hal yang tidak terduga,
seperti desain arsitektur dari sebuah
rumah pribadi yang bernama ‘Kubu Taru’
yang diambil dari Kubu yang artinya
Rumah dalam bahasa Bali dan Taru yang
artinya pohon. Kubu Taru merupakan
bangunan rumah pribadi yang didesain
oleh studio arsitek bernama
blancostudio. Rumah pribadi milik
seorang seniman ini dibangun untuk
menjadi tempat yang nyaman dan aman
bagi keluarganya. Rumah pribadi ini
didesain dengan atap yang terinspirasi
dari bentuk origami. Bentuk atap yang
fluid atau terkesan bergerak ini didesain
dengan derajat kemiringan yang
beragam mengikuti arah matahari.
Bangunan seluas 411 meter persegi ini
dirancang dengan struktur atap dan
bangunan yang terpisah untuk
menghadirkan sirkulasi udara yang baik
serta memberikan pencahayaan alami
matahari.

Komang Aditya selaku Senior Arsitek
dari blancostudio yang berperan sebagai
arsitek pada project Kubu Taru
menceritakan pengalamannya dalam
membangun rumah ini. Peran atap
tentunya menjadi sangat penting dalam
bangunan ini. Selain dibutuhkan produk
atap dengan desain yang unik, sistem
pemasangan juga harus mendukung
demi menciptakan hasil yang
diharapkan. Atap FUMIRA Click-330®
dipilih oleh Komang dan team karena
bentuknya yang minimalis, dapat
dipasang pada derajat minimum yang
dibutuhkan serta sistem
pemasangannya yang hidden screw,
sehingga tampilan atapnya menjadi
lebih clean dan rapih. Komang juga
menambahkan bahwa bagian atap
merupakan bagian dari Kubu Taru yang
iya sukai karena bentuk atapnya yang
terasa hidup dan memiliki karakter yang
berbeda setiap sudutnya. Komang juga
membagikan bahwa Kubu Taru tetap
terasa aman baik ketika hujan maupun
panas. Komang mendeskripsikan project
Kubu Taru dengan satu kata, ’Nyaman’.

